Harapan yang membara untuk selalu bisa melihat dan membaca buku-bukumu .Aku selalu ingin ada waktu untuk membaca bukumu walau terkadang isi bukumu lebih banyak menceritakan kekhawatiran, kesedihan,kekecewaan, kemarahan dan ketakutanku.Semua berawal dari ceritamu yang sederhana, bukumu yg begitusederhana tapi mampu membuat aduniaku membahana. Mungkin menurutmu bukumu adalah karangan atau imajinasi biasa saja tapi bagiku merupakan hal yang begitu luar biasa, karena sedikitpun aku tidak melihat kemampuanmu untuk menjadi seorang pengarang buku, bahkan tak ada tanda-tanda terlihat dari raut mukamu, cara berbicaramu, penampilanmu, seperti yang dimiliki oleh pengarang kebanyakan diluar sana, sama sekali tidak ada, ternyata dugaanku salah, maafkan aku, jika telah meragukan kemampuanmu.Rupanya kau mampu menjadi pengarang buku terhebat, sehingga saat aku membacanya dengan berbagai alur cerita yang begitu menyentuh, adakalanya bukumu bercerita tentang cinta dan asmara, tentang kasih sayang, tentang pengkhianatan, tentang hubungan kekerabatan, tentang belahan jiwa dan buah hatimu yg belum sesuai dengan harapan, tentang air mata bahagia, tentang kesedihan yg begitu mendalam dan tentang segala hal yang berkaitan dengan romantika hidup dan kehidupan.
Goro, 16
Tidak ada komentar:
Posting Komentar