Rabu, 23 November 2016

Lanjutan bukumu...

Harapan yang membara untuk selalu bisa melihat dan membaca buku-bukumu .Aku selalu ingin ada waktu untuk membaca bukumu walau terkadang isi bukumu lebih banyak menceritakan kekhawatiran, kesedihan,kekecewaan, kemarahan dan ketakutanku.Semua berawal dari ceritamu yang sederhana, bukumu yg begitusederhana tapi mampu membuat aduniaku membahana. Mungkin menurutmu bukumu adalah karangan atau imajinasi biasa saja tapi bagiku merupakan hal yang begitu luar biasa, karena sedikitpun aku tidak melihat kemampuanmu untuk menjadi seorang pengarang buku, bahkan tak ada tanda-tanda terlihat dari raut mukamu, cara berbicaramu, penampilanmu, seperti yang dimiliki oleh pengarang kebanyakan diluar sana, sama sekali tidak ada, ternyata dugaanku salah, maafkan aku, jika telah meragukan kemampuanmu.Rupanya kau mampu menjadi pengarang buku terhebat, sehingga saat aku membacanya dengan berbagai alur cerita yang begitu menyentuh, adakalanya  bukumu bercerita tentang cinta dan asmara, tentang kasih sayang, tentang pengkhianatan, tentang hubungan kekerabatan, tentang belahan jiwa dan  buah hatimu  yg belum sesuai dengan harapan, tentang air mata bahagia, tentang kesedihan yg begitu mendalam dan tentang segala hal yang berkaitan dengan romantika hidup dan kehidupan.


Goro, 16

Selasa, 22 November 2016

Bukumu

Alhamdulillah.... ternyata engkau telah menjadi buku lagi, mungkin itu buku jilid 2, ceritanya begitu berfariasi. Ada senda gurau tentang aku dan kau dalam menjalani hari-hari, ada ketidak adaan aku di duniamu, ada kerisauanku yang begitu mendalam tentang dirimu, ada ketidak pedulianmu padaku , ada keterpaksaan kamu berbicara padaku, dan ada seribu tanda tanya dalam hatiku. Masih adakah waktu untuk kau menjadi buku-buku selanjutnya yang lebih berfariasi , oh tentu...., siapa tau itu bisa menjadi sumber motifasi dan inspirasi bagiku, semoga.

Bukumu


Kudengar kamu telah menjadi sebuah buku. yang menceritakan aku, dengan segala kekurangan dan kesedihanku !

Goro, 2016